Loading...

AHLAN WASAHLAN YAA... AKHIY WA UKHTI

Bila iman telah sirna maka dunia ini tidak ada amannya,dan tidak ada artinya dunia bagi orang-orang yang menghidupkan agama maka barang siapa rela hidup tanpa agama berarti ia telah rela kehancuran menjadi teman hidupnya.
jangan terpedaya engkau oleh seorang ahli pidato,lantaran pidatonyasebelum kelihatan bukti pada perbuatannya.sesungguhnya perkataan itu adalah sumbernya hati lidah hanyalah dijalankan sebagai tanda dari hati.

Minggu, 31 Juli 2011

Strategi Setan Menjerumuskan Manusia

قل أعوذ برب الناس
ملك الناس
إله الناس
من شر الوسواس الخناس
الذي يوسوس في صدور الناس
من الجنة و الناس

Sebelum kita mengetahui strategi setan menjerumuskan manusia, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui Visi dan Misi setan.
Visi setan adalah memperbudak manusia dan Misi setan mengkondisikan manusia lupa kepada Alah SWT.

Adapun strategi setan untuk mewujudkan visi dan misinya adalah sbb :

1. Waswasah
Waswasah artinya membisikkan keraguan pada manusia ketika melakukan kebaikan atau amal sholeh. Saat kumandang azan subuh dan tubuh kita masih dililit selimut, terbersit dalam pikiran kita, "Nanti lima menit lagi". Ini adalah waswasah. Kenyataannya bukan lima menit tapi satu jam, akhirnya Sholat Shubuh terlambat bahkan tidak sholat.
2. Tazyin
Tazyin artinya membungkus kemaksiatan dengan kenikmatan. Segala yang berbau maksiat biasanya terlihat indah, Misalnya, mengapa orang yang berpacaran lebih mesra daripada suami-istri? Jalan-jalan saat pacaran lebih mengesankan daripada setelah menikah. Ini karena ada unsur tazyin. Pacaran itu maksiat, sementara nikah itu ibadah. Maksiat disulap oleh setan sehingga terasa lebih indah, nikmat dan mengesankan. Inilah yang disebut strategi tazyin.
3.Tamanni
Tamanni artinya memperdaya manusia dengan khayalan dan angan-angan. Pernahkan terbersit niat akan Shalat Tahjud saat merebahkan badan di tempat tidur? Namun pada jam tiga saat wekwr berbunyi, kita cepat-cepat mematikannya lalu meneruskan tidur.
Pernahkan kita ingin bertobat? Namun pada sat maksiat ada di depan mata, kita tetap saja melakukannya. Ironisnya ini berlangsung berkali-kali. Inilah yang disebut strategi tamanni.
4. A'dawah
A'dawah artinya berusaha menanamkan permusuhan. Setan berikhtiar menumbuhkan permusuhan di anatara manusia. Biasanya permusuhan berawal dari prasangka buruk. Supaya manusia bermusuhan, setan biasanya menumbuhkan prasangka buruk.Karena itu waspadai kalau kita berprasangka buruk pada orang lain, sesungguhnya kita telah terperangkap strategi setan.
5. Takwif
Takwif artinya menakut-nakuti. Pernahkah merasa takut miskin karena menginfakkan sebagian harta, takut disebut sok alim karena datang ke majelis taklim? Kalau kita pernah merasakannya, inilah strategi takhwif.

6. Shaddun
Shaddun artinya berusaha menghalang-halangi manusia menjalankan perintah Allah dengan menggunakan berbagai hambatan. Pernahkah anda merasa malas saat mau melakukan sholat, atau mengantuk saat membacaAl Qur'an meskipun sudah cukup tidur? Ini adalah gejala shaddun dari setan.
7. Wa'dun
Wa'dun artinya janji palsu. Setan berusaha membujuk manusia agar mau mengikutinya dengan memberikan janji-janji yang menggiurkan. Akhirnya manusia mempercayainya. Misalnya, banyak kasus seorang wanita menyerahkan dirinya pada sang pacar karena dijanjikan akan dinikahi, namun setelah hamil sang pacar meninggalkannya begutu saja. Dia tidak mau bertanggung jawab. Inilah contoh wa'dun atau janji palsu dari setan.
8. Kaidun
Kaidun artinya tipu daya. Setan berusaha sekuat tenaga memasang sejumlah perangkap agar manusia terjebak. Pernahkah saat diberi tugas, kita berpikir nanti saja mengerjakannya krn waktu masih lama? Ternyata setelah dekat waktunya kita mengerjakan asal-asalan dan tergesa-gesa sehingga hasilnya tidak optimal atau ada kemunginan pada waktu yang ditentukan pekerjaan tidak selesai. Strategi ini disebut kaidun.
9. Nisyan
Nisyan artinya lupa. Sesungguhnya lupa itu adalah hal yang manusiawi. Lupa memang sesuatu hal yang manusiawi, tetapi setan berusaha agar manusia menjadikan lupa sebagai alasan untuk menutupi tanggung jawab. Pernahkan kita lupa menunaikan janji? lupa sholat? Kalau sesekali itu bisa disebut manusiawi, tetapi kalau sering dilakukan berarti terjebak strategi nisyan.

Demikian ringkasan tentang strategi setan. Semoga kita dapat mencermati dan berusaha agar tidak terjebak strategi setan laknatullah (setan yang dilaknat Allah)


______________________________________
Sumber :
Judul Buku : Strategi setan menjerumuskan manusia
(Menelanjangi strategi jin)
Pengarang : Ustadz Aam Amiruddin

Akhir Hayat

Kematian, melenyapkan semua kenikmatan. Memisahkan apa yang terhimpun. Meyatimkan anak-anak lelaki dan perempuan. Membuat pahit nafas. Memindahkan penghuni istana ke dalam kubur. Menempelkan pipi dengan tanah liang lahat. Menyamakan pemimpin dan yang dipimpin. Mendatangi orang-orang yang pintar dan kaya. Mengejutkan mereka yang gembira dengan kedukaan. Bahkan mendatangi seorang bayi yang masih menyusu pada sang ibu. Mendatangi orang yang tidur di atas bantal. Menurunkan kedudukan pemimpin dari kepimpinannya.
Kematian berseru setiap pagi : “Nyawa...nyawa...” Dan berseru setiap senja : “Betapa ruginya orang-orang yang hidup.” Ia mengatakan kepada manusia : “ Kalian semakin mendekati kematian dan kehancuran. Setiap kalian berjalan menuju ketiadaan. Wahai orang yang mengagumi kemudaannya, menuhankan pakaian dan penampilannya, merasa terlindung dengan para pengawal dan benteng-benteng. Apakah kalian lupa pada kematian yang semakin dekat kepadamu ? Wahai orang yang disibukkan dengan mendirikan rumah mewah, kecintaan yang berlebihan pada kampung halaman, merasa aman dari musibah. Sesungguhnya kematian akan mendatangimu dan menghancurkan rumah-rumahmu.”

Kematian, ibarat minuman yang beracun yang digilirkan atas orang-orang yang hidup. Semua manusia harus meminumnya. Kematian, tak memandang waktu yang sesuai. Ia bisa mendatangi orang yang sedang duduk, berjalan atau di atas kenderaan. Di malam pengantin, saat berkumpul para tetamu, kematian pun bisa datang dengan tiba-tiba, menyerang dengan segenap pasukannya. Ia bisa merampas tidak kira pengantin perempuan atau lelaki. Misi kedatangannya hanyalah satu, yakni mencabut nyawa. Seorang anak dilahirkan dan akan pergi kembali akhirnya. Kematian datang mengejutkan dan menakutkan semua orang. Senyuman orang yang dicintai berubah derai air mata.
Seorang yang soleh berdiri di sisi kuburan dan air matanya menitis. Ia mengatakan, “Wahai kematian, apa yang engkau lakukan atas orang-orang yang kucintai ? Apa yang engkau buat terhadap para sahabatku ? ” Kematian menjawab (jawapan yang dilontarkan dari orang yang soleh juga), “Aku telah melahap pipi mereka. Aku lenyapkan dua mata mereka. Aku lumatkan bibir mereka. Aku potong kedua belah telinga mereka. Aku pisahan dua tangan dari lengan. Aku pisahkan dua lengan dari dua tangan. Aku pisahkan tangan dari tubuh. Aku pisahkan dua kaki dari dua telapak kaki. Aku pisahkan dua telapak kaki dari betis. Aku pisahkan betis dari peha. Aku pisahkan dua peha dari tubuh.
Jika engkau lihat istana berdiri megah, penguasa yang kasar dan kejam...Ingatlah kematian akan menjadikan istana seperti tanah, kerajaannya akan menjadi liang kubur.
Jika kalian melihat seorang wanita mempunyai paras yang cantik bak taman yang indah atau kebun yang menyejukkan...Ingatlah kematian akan menghapuskan semua kecantikan dan keindahan. Celakalah orang yang disibukkan dengan hartanya, menuhankan kecantikan dan kemolekannya. Bilakah diri akan tersedar wahai diri yang mencintai dan mabuk dengan dunia terhadap keindahannya yang menipu. Tidakkah engkau ingat...saat dikeluarkan apa yang ada di dalam kubur dan diungkapkan apa yang ada di dada.
Sebahagian pendahulu yang soleh apabila mengingati kematian lalu kekuatannya menjadi lemah dan suara tangisannya meninggi. Sebahagian mereka ada yang hampir hilang akal dan pecah perasaan hatinya. Maka, jika engkau melihat saudara-saudara, tetangga dan kerabat, ingatlah “Semua yang ada di dunia adalahlah fana.”Jika engkau melihat taman, pepohonan, ingatlah “Semua yang ada di dunia adalah fana.”
Jika engkau menyaksikan istana, rumah indah, kebahagiaan, ingatlah hari di saat kebangkitan dari kubur dan diungkapkan apa yang ada di dalam dada.
Allah swt menamakan kematian sebagai musibah. Sedangkan kalian tidak pernah tahu kedatangannya. Kematian meragut nyawa orang yang kuat dan lemah, orang yang rendah dan mulia, orang yang menang dan kalah. Lalu kubur orang yang kaya bisa berdampingan dengan kubur orang yang fakir. Kubur orang biasa bisa berdampingan dengan kubur pepimpin.
Kematian selalu datang tiba-tiba tanpa meminta izin. Kematian menyerang tanpa ada seorangpun yang bisa mendapat rasa aman. Kadang kala kematian tidak membiarkan pemuda sampai menghabiskan masa mudanya. Tidak membiarkan seseorang puas mencintai yang dicintainya. Mengambil pakaian daripada pemiliknya yang belum sempat memakainya. Kematian menjadikan orang yang menanam tidak sempat menikmati hasilnya. Kematian, mempunyai banyak bentuk dan peristiwa. Kadang-kadang, ia bisa saja datang dengan bentuk penyakit atau luka. Kadang kala ia bisa datang dalam peperangan, dalam kelaparan, atau dalam suasana apapun. Kerana yang penting adalah misi kematian yang harus terjadi.
“Katakanlah, sesungguhnya kematian yang kalian lari darinya, pasti mendatangi kalian.”
“Kemanapun engkau berada, kalian akan dijangkau oleh kematian mestipun kalian berada di benteng-benteng yang kukuh.”
Kematian telah mendatangi para Rasul dan Nabi. Ia juga telah mendatangi para Wali Allah. Juga para penguasa, para ulama, para cerdik pandai. Mereka semua telah meminum air cawannya. Tidak ada pemilik istana yang selamat. Tidak ada pecinta dunia yang bisa menghindar dari kematian meskipun ia penat berharap.

Dipetik dari : Berteduhlah di Taman Hati (Dr. Aidh Abdullah Al-Qarni)

Jumat, 03 Juni 2011

ISRA MI'ROJ REVIEW HIDUP,FLASH BACK AND PLANING FUTURE

Tidak mudah kita untuk mengenal Allah dan tidak cukup dengan bahasa saja tapi bagaimana kita dapat mengaplikasikannya dalam perbuatan.Islam didalamnya mengajarkan kepada kita bagaimana membangun karakter.Bulan Rajab adalah bulan renungan.Rosulullah bertemu dengan Allah SWT mempunyai komitymen ,misi dan Visi.
قد أفلح المؤمنون sungguh beruntung orang-orang yang beriman yang ketujuh anggota tubuhnya melekat sifap-sifat Allah,Nabi Ibrohim AS dan Nabi Musa As mengaplikasikan sholatnya dengan cara berdiri tetapi Nabi Kita Muhammad SAW sholatnya seperti yang kita lakukan ssekarang ini.dari sini dapat kita ambil kesimpulan bahwa Rosulullah SAW penyempurna seluruh para Nabi.
sebagai seorang leathership Rosulullah mempunyai komitmen yang senantiasa mengajak umatnya menjadi Abdun-abdun yang sesuai dengan Allah dan Rosulullah.
lalu bagaimana sholat kita mampu menghasilkan komitmen yang dapat menjadikan kita seortang abdun,dibulan inilah marilah kita merview kembali apa saja yang pernah kita perbuat apakah sudah sesuai dengan apa yang diperintahkan Allah dan RosulNya.sudah mampukah sholat kita mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar.
marilah pada kesempatan di awal Bulan rajab yang mulia kita kembali memperbaiki diri sehingga kita menjadi Abdun-abdun yang dibanggakan Allah dan Rosulullah.
اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان

Jumat, 27 Mei 2011

Menag : Guru Harus Paham Lingkungan

Menag : Guru Harus Paham Lingkungan
Makassar(Pinmas)--Guru harus ``paham`` perubahan yang terjadi pada lingkugannya, selain harus terus menerus mengasah kemampuan mengajar juga tak boleh kalah dengan santri atau para muridnya dalam hal ilmu pengetahuan, kata Dirjen Bimas Islam Prof. Nasaruddin Umar MA di Makassar, Senin.

Dirjen Bimas Islam mewakili Menteri Agama Suryadharma Ali pada rapat koordinasi Kantor wilayah Kementeerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan --- menyatakan merasa perlu menekankan hal ini karena tak sedikit tenaga pengajar seolah tak perlu tahu akan persoalan bangsa dan masalah aktual yang terjadi di sekitarnya.

Guru harus `peka` dengan persoalan di sekitarnya. Jangan sampai murid lebih pandai dari gurunya. Seperti persoalan konsep Negara Islam Indonesia (NII), radialisme, paham sekuler dan lainnya, katanya.

Menjadi guru tak perlu merasa takut akan kesepian, karena untuk menambah ilmu pengetahuan banyak tersebar perpustakaan, internet dan sumber informasi lain yang bisa diperoleh. "Jangan menonton tontonan tak mendidik. Jauhkan sikap malas," imbaunya.

Dirjen Bimas Islam memberi apresiasi atas laporan Kakanwil Kemenag Dr. H. Hamka MAg yang menyebut lulusan UN 2011, yang diikuti 10.120 peserta tingkan MAN/MAS dengan presentase kelulusan di atas 98 persen. Jika dibanding tahun-tahun sebelumnya, dari lembaga pendidikan Islam biasanya presentase kelulusannya tak terlalu baik.

Hal itu mengandung makna ada kemajuan. Tapi, sesungguhnya yang diinginkan dari proses pendidikan bukan itu saja, masih ada yaitu jangan sampai anak semakin pandai namun semakin kurang ajar dengan orangtua.

Jadi, pendidikan pada esensinya adalah menjadikan seseorang intelek dalam berfikir, cerdas secara spiritual dan berakhlak. Kecerdasan dan angka prestasi sekolah harus berbanding lurus dengan akhlak.

``Apa kata agama, diikuti olah yang bersangkutan. Apa yang dikerjakaan orang tersebut sesuai dengan nilai agamanya,`` ia menjelaskan.

Ke depan, Nasaruddin berharap dunia pendidikan di tanah air tak melulu memasang target pada aspek kualitas prestasi tapi juga mengindahkan kualitas yang didalamnya termuat pembelajaran tentang ahlak. Pendidikan tak bisa dilakukan dengan pendekata ``kacamata kuda``, tetapi harus dilakukan secara konprehensif.

Karena itu pula seorang guru tak harus melulu berpandangan pada bidang yang digeluti, atau menjadi bidangnya saja. Ia harus tahu lainnya. Misal seorang guru IPA jugaharus tahu pelajaran yang mendasar, seperti soal mandi hadas besar, tata cara berwudu, katanya.

Sesuai dengan ajaran Islam, guru harus meningkatkan diri. Karena itu ayat yang turun, Iqra, hendaknya dapat dipahami dan dapat diaplikasikan, katanya penuh harap. (ant/es)

Apakah Anda pecinta Rosulullah MUHAMMAD SAW ,BUKTIKAN ..!Q.S. Al-Imran ayat 31

قل إن كنتم تحبون الله فاتبعوني يحببكم الله ويغفر لكم ذنوبكم والله غفور رحيم

Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Selasa, 29 Maret 2011

okulasi

Assalamualaikum
Alhamdulillah segala fuji bagi Allah yang begitu banyak mencurahkan nikmatnya kepada kita,sehingga sulit bagi kita untuk menghitung nikmatNya walaupun menggunakan teknologi yang paling modern.
Sholawat serta salam senantiasa kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW,mudah mudahan kelak kita mendapatkan syafaatnya di hari akhir nanti.amin yarobbal alamin.
subhanallah pada kesempatan kali ini malam jum'at 13 Januari 2011 hamba dibuat takjub kembali oleh mursyiduna dengan perumpamaan sebuah pohon yang awalnya tidak begitu memikat dan tidak berharga tetapi ditangan seorang yang ahli dan berilmu pohon tersebut menjadi pohon yang sangat berharga dan mahal yaitu dengan cara diokulasi sebuah pohon pohon yang biasa tumbuh mungkin di pinngir kali di okulasi dengan tanaman kembang yang bersenyawa menjadi pemandangan yang menarik dan bernilai jual.
lalu bisakah diri kita diokulasi,memang secara fisikli mungkin tidak bisa tetapi secara rohani Insya allah bisa yaitu dengan mengokulasi akal pikiran di bungkus dengan kalimat tauhid ,Insya allah kita akan menemukan seperti tanaman yang tidak berharga menjadi bernilai tinggi.yaitu menjadi manusia mulia,bermanfaat dan Berkah Insya Allah.Allah Berfirman
(QS: Ibrohim ayat 24 - 27)yang artinya :
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit.24.
pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.25.
Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun.26.
Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang dzalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.27.
Wassalam